Jatuh kepada hujan
Kepadanya aku jatuh cinta.
Seperti datang setelah gerimis dan ia adalah hujan yang begitu deras.
Aku suka.
Aku tak mau menyebutnya sebagai pelangi.
Kau tahu mengapa?
Bukan! Bukan karena ia tak indah.
Melainkan karena ia terlalu indah.
Maka aku menyebutnya ia sebagai hujan yang deras.
Bisa kunikmati dengan lama.
Dan aku dapat menari di bawah air hujan itu.
Maka kusebut kepada ia lah aku jatuh.
Jatuh cinta.
Entah sudah keberapa kalinya.
Jelasnya ia selalu membuatku jatuh cinta, dengan sangat deras.
Iya, seperti itu aku mencintainya.
-RS-
Komentar
Posting Komentar