Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

" Surat untuk mantan kekasih "

Aku rasa. Ini adalah yang banyak dibilang orang lain yang bernama titik jenuh. Mungkin, hari ini aku akan mengakhiri semuanya. Semua penantian yang tak membahagiakan. Dua tahun lalu aku sudah terlalu bodoh. Memutuskan untuk menunggu kamu kembali, padahal aku tahu itu tidak mungkin. Bahkan hingga saat ini pun, itu tidak akan terjadi. Jenuh ini, perih ini dan rasa sakit ini, menahan segala kerinduan. Hati seperti tak kuat lagi menampungnya. Andai kamu tahu dengan semua perasaan ini. Sayangnya kamu gak pernah mau tahu dengan semua yang aku rasa. Jika rindu bisa di uang-kan. Mungkin aku sudah jadi jutawan paling kaya di dunia ini ! Sebab, rindu ini sudah menggunung, melebihi gunung tertinggi di dunia. Aku jenuh menunggu kamu sendirian, disini. Di tempat dimana kamu pernah meninggalkanku sendiri. Aku perih setiap kali aku berusaha meyakinkan diri ini tentang kamu, kalau kamu sudah berlalu seperti angin. Aku sakit disaat aku mengenang semuanya sendiri. Kemudian aku tersada...

Doa untuk kalian "

Aku cinta mama Aku sayang mama Ingin memelukmu hingga larut Namun apalah daya ini Aku cinta papa Aku sayang papa Ingin memelukmu hingga larut Namun apalah daya ini Kita. Bukan lagi terpisah dengan jarak. Bukan juga terbatas oleh ruang dan waktu. Dunia kita yang tak lagi sama. Aku cinta mama Aku sayang papa Aku rindu kalian dengan segala canda Rambutku dibelai dengan manisnya Tak ada lagi pinta Tak ada lagi harap Hanya berbekal doa Kuharap kita dapat di pertemukan dalam surga. -RS-