Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Kepada kamu yang baru saja pergi

Kepada kamu yang baru saja pergi Selamat jalan dan hati-hati. Jangan khawatir, aku tak sendiri. Berteman sepi, hadiah pemberianmu kini. Kepada kamu yang baru saja pergi Di persilahkan kamu untuk berbahagia Bersama dia, yang kau pilih sebagai pengganti. Karena hati, tak bisa ditempati dengan aku dan dia. Aku mengalah, bukan berarti ini kekalahanku. Hanya ego mu lah yang tak mau mengalah Menempatkan aku dan dia pada satu hatimu Aku tak masalah dulu, hanya saja, kini, aku menyerah. Kepada kamu yang baru saja pergi Jangan lupa bahagia dengannya kini Jangan mengasihaniku yang telah merelakan Dan jangan pernah kembali, jika hubunganmu dengannya berantakan! -RS-

Tidak kelar!

Pernah suatu sore aku ke Pantai Melihat ombak menerjang karang Seperti kamu yang pergi Dan aku masih kokoh hingga sekarang. Pernah juga aku ke Gunung Melihat awan yang menggumpal di langit biru Seperti rindu yang tidak kunjung pulang Lupa rumahnya, hingga tak sampai pada yang ia tuju. Pernah juga suatu malam aku berjalan di sudut Kota Sendirian, menikmati malam yang selalu punya cerita Di kota ini aku bertemu dirimu Hingga akhirnya aku sadar, bahwa ke depannya hanya akan ada rindu. Dan aku yakin, ini rindu, juga perasaan ini, tidak akan berujung kelar. -RS-

Kemudian tau!

Sepi dan kamu menghilang Tak ada yang datang Malam pun menjelang Menyimak semua kota yang benderang Aku berjalan dengan sedikit berlari Menghindari gelap yang menepi Mengejar ia yang sudah jauh pergi Bersama perih yang tersisa di hati Sisanya lagi masih ada Jauh mengumpat di dasar hati Di sembunyikan biar tak ada yang tau Dan tau-tau banyak yang menahu. -RS-