Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2013

satu kata by Sepi Fajar Maulana

Selamat malam untuk kalian yang sedang bermalam mingguan. Postingan kali ini adalah tulisan gue yang gak penting untuk kesekian kalinya gue publish. hem, ralat. ini bukan tulisan gue tepatnya ini tulisan seorang teman yang gue suruh buat ngungkapin isi hatinya di netbook gue. iseng-iseng gue share, sepertinya biar dia merasa puas tulisannya bisa dibaca sama kalian. tapi, ada yang gue tambahin dikit ya, soalnya tulisan dia kurang rapi. bwehehehe. jadi, sudah siap untuk membaca curhatannya teman saya? yuk, cekibrot. Ria Cantik : nih Sep, mau nulis gak? curahin aja isi hati lu lewat tulisan disini. Shevi ganteng : oke ..! * Ini tentang masalah jodoh.. Kata lagu nya afgan jodoh itu pasti bertemu , meskipun dia itu sudah pergi jauh.. Tapi yang gue rasain ketemu dia itu bukan seperti lagunya afgan , jodoh pasti bertemu Bagi gue, ketemu dia itu bagaikan lagu raisa arti menunggu, gue hanya nunggu jodoh orang yang gak pernah kunjung datang ... Ini tentang masalah cinta.....

Jarak? Haha.

Selamat malam untuk kamu yang masih membaca tulisan ini. Selamat malam juga untuk kamu yang sedang merindukan aku. Malam ini kita masih seri. Akupun merindumu. Entah, bagaimana dengan jarak Apa ia juga merindukan kita yang masih tetap se-romantis ini? Haha. Jarak? Ya jarak. Badut bodoh yang berani-beraninya muncul ditengah asmara kita Badut bodoh yang berhasil untuk kita tertawakan. Lima tahun jarak selalu bersama kita Jika jarak ini adalah manusia, Mungkin aku lebih tertawa ngakak menertawakannya Bukan bermaksud sombong, namun kenyataannya memang jarak adalah hal yang lucu untuk kita. Jarak. Jarak. Jarak. Aku mengulang kata jarak ini berkali-kali. Kosong. Tak ada arti yang pasti mengenai jarak. Itu lelucon yang hadir dalam kehidupan kita. Lucu, bagaimana hampir banyak orang takut dengan jarak. Tetapi, kita? Berhasil menertawakannya dengan puas. Jarak hanya lelucon untuk kita, terlebih untuk hubungan kita. Hehe ^^