satu kata by Sepi Fajar Maulana


Selamat malam untuk kalian yang sedang bermalam mingguan.
Postingan kali ini adalah tulisan gue yang gak penting untuk kesekian kalinya gue publish.
hem, ralat. ini bukan tulisan gue tepatnya ini tulisan seorang teman yang gue suruh buat ngungkapin isi hatinya di netbook gue. iseng-iseng gue share, sepertinya biar dia merasa puas tulisannya bisa dibaca sama kalian. tapi, ada yang gue tambahin dikit ya, soalnya tulisan dia kurang rapi. bwehehehe.
jadi, sudah siap untuk membaca curhatannya teman saya? yuk, cekibrot.



Ria Cantik : nih Sep, mau nulis gak? curahin aja isi hati lu lewat tulisan disini.
Shevi ganteng : oke ..!
* Ini tentang masalah jodoh..
Kata lagu nya afgan jodoh itu pasti bertemu , meskipun dia itu sudah pergi jauh..
Tapi yang gue rasain ketemu dia itu bukan seperti lagunya afgan , jodoh pasti bertemu
Bagi gue, ketemu dia itu bagaikan lagu raisa arti menunggu, gue hanya nunggu jodoh orang yang gak pernah kunjung datang ...
Ini tentang masalah cinta...
Kadang cinta itu di awali dengan “ping” oke !! abaikan ....
Ga ada yang salah dengan cinta... 
yang salah itu waktu, sebab waktu yang gak pernah memihak ke gue.
Ini tentang cinta, 
Tentang menunggu, menunggu dia yang masih berlayar di pelabuhan cinta yang lain
gue merasa jadi musafir cinta, tapi gue bukan pengemis cinta.
Pernah gak kalian ngerasain cinta dengan 5 panca indera? cinta yang dirasakan bukan hanya hati saja, semua panca indera yang tertuju untuk mencintai dia. Seperti saat mata ini beradu pandang dengan dia, kemudian mata jatuh cinta. Ketika hidung mencium harumnya rambut dia, kemudian hidung jatuh cinta. Ketika telinga mendengar nafasnya yang membuat jantung yang terasa berdegup lebih cepat. Saat tangan memegang erat tangannya saat ia hampir terjatuh, saat itulah kalian ngerasa kalau kalian memang jatuh cinta. ketika mulut kemudian menyatukan cinta melalui sebuah ucapan " AKU SAYANG KAMU " saat itulah kalian benar-benar merasa hanya kalian dan dia yang ada di dunia ini. Iya itu cinta, itu cinta yang sesungguhnya kalian rasakan. SAMA, seperti gue yang merasakan CINTA itu saat sama dia. Tetapi, ketika Cinta tak lagi bisa gue dapetin dan dia benar-benar pergi dari gue. saat itulah gue benar-benar merasa, gue mencintai dia. Dan yang gue lakuin saat ini? menunggu.
Menunggu untuk SATU KATA yakni CINTA . Cinta dia.
Menunggu dia ketika pagi, siang , sore, dan selamat malam........

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semoga tidak kamu lagi

Hari penuh tawa

Gerimis kebahagian. (Cerpen)