Jarak? Haha.
Selamat malam untuk kamu yang masih membaca tulisan ini.
Selamat malam juga untuk kamu yang sedang merindukan aku.
Malam ini kita masih seri.
Akupun merindumu.
Entah, bagaimana dengan jarak
Apa ia juga merindukan kita yang masih tetap se-romantis ini?
Haha.
Jarak? Ya jarak.
Badut bodoh yang berani-beraninya muncul ditengah asmara kita
Badut bodoh yang berhasil untuk kita tertawakan.
Lima tahun jarak selalu bersama kita
Jika jarak ini adalah manusia,
Mungkin aku lebih tertawa ngakak menertawakannya
Bukan bermaksud sombong, namun kenyataannya memang jarak adalah hal yang lucu untuk kita.
Jarak. Jarak. Jarak.
Aku mengulang kata jarak ini berkali-kali.
Kosong.
Tak ada arti yang pasti mengenai jarak.
Itu lelucon yang hadir dalam kehidupan kita.
Lucu, bagaimana hampir banyak orang takut dengan jarak.
Tetapi, kita?
Berhasil menertawakannya dengan puas.
Jarak hanya lelucon untuk kita, terlebih untuk hubungan kita.
Hehe ^^
Komentar
Posting Komentar