Aku?
Aku.
Mereka bilang aku menyebalkan.
Mereka bilang wajahku menjengkelkan.
Dan mereka bilang sikap ku membuat mereka kesal.
Aku.
Kufikir kalian terlalu negatif menilai ku.
Kufikir kalian terlalu sebelah mata memandangku.
Kufikir kalian harus kuperkenalkan dengan dia yang berhasil membuatku kesal hampir di tiap hari.
Setelah mengenal ia, iya dia yang ingin rasanya ku perkenalkan pada kalian.
Kalian mungkin tak lagi bicara bahwa aku se-menyebalkan itu.
Kalian akan beralih untuk membicarakan dia yang lebih menyebalkan.
Kalian akan terus membicarakan dia, mungkin akan menyebut ia sebagai seseorang yang jahat.
Nantilah kuberitahu pada kalian seperti apa dia.
Aku.
Iya aku.
Sedari tadi yang kubicarakan hanya diriku.
Sedikit tentang ia. Sedikit tentang mereka yang mengenalku dengan sangat buruk.
Aku.
Hanya aku yang tahu.
Tidak dia.
Tidak kamu.
Tidak juga mereka.
Hanya aku dan Tuhan.
-RS-
Komentar
Posting Komentar