Rindu.
Rindu
Pelukmu
Candamu
Aku rindu.
Aku bosan
Setiap kali melihat ke langit
Aku selalu melukiskan kerinduanku
Pada udara, pada alam, pada semesta.
Aku rindu
Padamu yang begitu menyebalkan
Kepada kamu yang terkadang menyenangkan
Dan masih padamu yang bernyanyi dengan suara sumbang.
Aku rindu
Menatap bintang bersamamu
Menatap bulan berdampingan denganmu
Menatap wajah kita masing-masing yang terbalut tali asmara.
Namun sampai kapan rindu ini berbalas?
Seperti halnya cinta.
Akupun ingin rindu ini berbalas.
Aku ingin kamu merasakan rindu yang sama.
Aku ingin kita sama-sama merindu..
Pada akhirnya aku ingin rindu hanya sebatas ruang kecil yang hanya satu pintu dalam memisahkan kita.
Tapi , kapan rindu menjadi seperti itu?
Apa aku harus menunggu waktu yang akan mendatangkan rindu kepada kamu dan menunggu angin yang menyampaikan pesan rindumu padaku?
Tapi...... kapan?! Aku rindu.
-RS-
Komentar
Posting Komentar