Kamu

Kamu tidak;
Indah seperti senja
Manis seperti gula
Cantik seperti bunga.

Kamu bukan senja.
Lama datangnya
Kemudian cepat menghilangnya.

Kamu tidak seperti gula.
Manis bila dirasa
Kemudian menimbulkan sakit bila terus dirasa.

Kamu bukan juga seperti bunga.
Cantik dipandang
Kemudian semakin banyak yang memandangmu,
Membuatku cemburu.

Dan kamu tidak seperti pelangi.
Yang hanya muncul setelah hujan.
Bukan juga seperti hujan.
Datang setelah gerimis.
Dan bukan juga seperti DIA.
Yang pernah menjadi bagian dari masa lalu.

Kamu adalah kamu.
Bukan senja yang cepat berlalu.
Bukan gula yang menimbulkan penyakit.
Bukan juga dia, yang hadirnya di masa lalu.

Kamu adalah kamu.
Masa kini, masa depanku.
Ada di pagi, siang, dan malamku.
Ada setelah hujan bahkan sebelum gerimis menjemput.

-RS-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semoga tidak kamu lagi

Hari penuh tawa

Gerimis kebahagian. (Cerpen)