Februari

Kamis, 2 februari 2017

Dear readers,
Halo, apa kabar? Apa kalian rindu saya? Tulisanku lebih tepatnya? Oh pasti tidak. Tidak apa aku tahu, karena aku pun juga tidak begitu merindukan tulisanku sendiri.
Setahun kemarin aku tidak menulis apa-apa disini. Bukan karena aku lupa untuk update blog ini. Melainkan karena aku lupa bagaimana caranya menulis "pakai" hati. Aku lupa bagaimana caranya menulis tanpa harus memikirkan tulisanku bagus atau tidak. Tanpa memikirkan apa ini terlihat alay, norak atau tidak.
Biasanya, aku tidak pernah memikirkan itu ketika menulis. Namun, kemarin itu aku memikirkan hal ini. Hingga berujung beberapa postingan di blog ini akhirnya aku jadikan draf. Mohon maaf jika ada tulisan yang kalian suka dan kemudian sudah tidak ke publish lagi.
Biasanya, aku menulis sesukaku. Tanpa mempedulikan bagaimana respon orang lain yang mungkin bilang tulisanku galau sekali atau terlalu ABG. Aku lupa bagaimana caranya aku mengabaikan tentang itu, hingga aku jadi sedikit susah untuk menulis apa yang kubilang sesukaku itu. Baiklah mungkin kalian akan bilang penjelasan ini hanyalah ALIBIku saja.
Dan Kalian BENAR. Hahaha. Anggap saja ini alibi dari seorang manusia yang menganggap dirinya blogger, tapi jarang sekali untuk update blog-nya. Tapi mengenai alasanku yang lupa tentang menulis tanpa menghiraukan bagaimana hasil tulisanku itu, adalah benar. Itu benar. Sesungguhnya itu benar.
Dan sebenar-benarnya manusia, terkadang ia juga melakukan kesalahan. Mohon maaf. Banyak-banyak muaaaahh.

Tertanda,
Ria yang penuh rindu
untuk menulis dan naik gunung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semoga tidak kamu lagi

Hari penuh tawa

Gerimis kebahagian. (Cerpen)